keterampilan-berkomunikasi

Meningkatkan Keterampilan Berkomunikasi dengan Cara Presentasi

Posted on

Ketrampilan berkomunikasi sudah jadi salah satunya tuntutan era 21. Terhitung potensi berkomunikasi ialah bicara, menulis, membaca, serta memerhatikan.

Presentasi menurut KBBI bermakna menyediakan atau menyampaikan (dalam diskusi dan lain-lain), sedang menurut Wikipedia, presentasi ialah satu pekerjaan bicara di depan banyak hadirin atau satu bentuk komunikasi.

Dengan simpel beberapa orang mendeskripsikan presentasi jadi satu proses mengemukakan info pada orang lain. Perihal ini pula yang pada akhirnya membuat beberapa orang memandang presentasi itu sekedar hanya proses mengemukakan pesan atau info pada orang lain dengan keinginan orang lain tahu dengan pesan atau info yang kita perlihatkan.

Karena itu bila Anda lihat umumnya presentasi, yang Anda lihat ialah pembawa acara yang sekedar hanya bicara pada Anda tanpa ada satu susunan yang pasti. Memakai bahasa yang susah dimengerti. Selanjutnya bila mereka memakai slide powerpoint, slide itu tidak kurang cuma untuk catatan pembawa acara yang mereka bacakan pada Anda. Bukan jadi alat membantu visual yang mempermudah Anda mengerti pesan yang mereka berikan. Serta yang lebih kronis mereka mengemukakan pesannya dengan datar, monoton, serta tidak memberikan keyakinan.

ketrampilan-berkomunikasi

Baca juga : Keterampilan Berbahasa dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia

Keterampilan Cara Presentasi Langkah Meningkatkan Berkomunikasi

Dalam proses evaluasi, cara presentasi bisa jadikan salah satunya langkah untuk tingkatkan potensi berkomunikasi pada peserta didik. Lewat presentasi, peserta didik pasti harus membaca serta mengerti materi yang akan dipresentasikan. Waktu jadi pembawa acara, peserta didik akan belajar untuk bicara di muka umum (minimum di depan rekan-rekan sekelas). Waktu jadi peserta, peserta didik akan belajar memerhatikan.

Pada pemkajian Klasifikasi Materi, penulis yang profesinya jadi guru di SMPN 1 Cipeundeuy Subang membagi peserta didik ke barisan yang semasing sejumlah dua orang. Tiap barisan selanjutnya mendapatkan sisi untuk mempresentasikan submateri tersendiri.

Sesudah peserta didik membaca serta mengerti materi, peserta didik memperoleh tuntunan dari penulis. Tuntunan dari penulis lebih ke arah pada konsep-konsep apa yang perlu tersampaikan, submateri apa yang bisa dipraktikkan, atau bertanya jawab sekitar materi yang belum juga dimengerti peserta didik. Ini dikerjakan supaya presentasi yang dikerjakan peserta didik sesuai arah evaluasi yang diinginkan.

Mempersiapkan materi presentasi untuk keterampilan berkomunikasi

Peserta didik dikasih peluang untuk ambil dari beberapa jenis sumber bacaan, bukan sekedar terpaku pada buku paket. Dengan begitu, diinginkan wacana peserta didik bertambah serta presentasi akan makin menarik dan berarti.

Serunya cara presentasi ialah sekalinya materinya sama, tetapi bila presenternya berlainan karena itu sajiannya akan berasa berlainan. Berikut ini ialah contoh presentasi salah satunya barisan VII B yang materinya sama juga dengan materi pada video awalnya (Kombinasi Homogen serta Heterogen).

Sesudah session presentasi, pekerjaan diteruskan dengan diskusi/session bertanya jawab. Pada session ini, beberapa ide penting bisa kembali ditegaskan oleh guru serta peserta didik.

Jika berlangsung miskonsepsi waktu presentasi, guru jadi fasilitator bisa turut meluruskan. Diluar itu, peserta didik yang sudah memerhatikan bisa ajukan pertanyaan atau mengemukakan respon pada rekan yang bekerja jadi pembawa acara.

Baca juga : Geogebra, Aplikasi untuk Pemberdayaan Keterampilan dan Inovasi Guru Matematika

Memang tidak gampang bicara di depan beberapa orang ditambah lagi bila belum terlatih. Juga demikian dengan memerhatikan. Tidak tiap orang dapat serta ingin memerhatikan secara baik. Tetapi, lewat cara presentasi, tidak hanya (diinginkan) dapat tingkatkan keterampilan berkomunikasi pada peserta didik, pekerjaan ini diinginkan dapat jadikan mereka pribadi yang lebih yakin diri dan dapat menghormati waktu ada orang lain yang tengah bicara.