seniusaha.com • Jul 18 2023 • 12 Dilihat

Papua berhasil menarik wisatawan dengan keindahan alamnya. Tidak hanya alamnya, Papua juga memiliki seni dan budaya tradisional yang mampu menarik perhatian para wisatawan, salah satunya adalah tarian tradisional.
Tari Kesenian Papua memiliki karakteristik yang unik. Pasalnya, bagian timur kepulauan Indonesia menghadirkan sejumlah makna yang erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari.

Kesenian Papua
Table of Contents
ToggleAda salah satu nama alat musik tradisional yang berasal dari Papua yang cukup terkenal yaitu Tifa. Alat musik Tifa merupakan alat musik tradisional yang berasal dari daerah Maluku dan Papua. Bentuk alat musik Tifa mirip dengan gendang dan cara memainkannya adalah dengan cara dipukul.
Alat musik Tifa terbuat dari sebatang kayu yang isinya telah dikosongkan dan salah satu ujungnya ditutup dengan kulit rusa yang telah dikeringkan terlebih dahulu. Alat musik ini sering dimainkan sebagai alat musik tradisional dan sering juga dimainkan untuk mengiringi tarian tradisional, seperti tarian perang, tarian tradisional Asmat, dan tarian gatsi.
Nama rumah asli Papua tersebut adalah Honai, yaitu rumah khas penduduk asli Papua yang dihuni oleh suku Dani. Rumah adat papua ini terbuat dari kayu dan atapnya berbentuk kerucut yang terbuat dari alang-alang atau jerami. Honai memiliki pintu kecil dan tanpa jendela. Rumah honai umumnya terdiri dari 2 lantai yang terdiri dari lantai satu untuk tidur sedangkan lantai dua digunakan sebagai tempat bersantai, makan, dan mengerjakan kerajinan tangan.
Ada berbagai macam tarian dan mereka biasanya menyebutnya Yosim Pancar (YOSPAN). Dalam tarian ini terdapat berbagai bentuk gerak tari seperti tari Gale-gale, tari Pacul Tiga, tari Seka, tari Sajojo, tari Balada dan tari Cendrawasih. Tarian adat Papua ini sering dimainkan dalam berbagai kesempatan seperti untuk penyambutan tamu terhormat, penyambutan wisatawan mancanegara yang datang ke Papua dan dimainkan dalam upacara adat. Berikut ini macam-macam tarian tradisional papua:
Tarian ini menyajikan kisah tentang seorang laki-laki yang ditelantarkan oleh istrinya. Konon arwah istri mengembara dan mengganggu orang-orang di sekitarnya.
Akhirnya, sang pria melakukan ritual untuk menenangkan arwah istrinya. Ritual tersebut akhirnya berkembang menjadi Tari Suanggi.
Tarian ini berasal dari daerah Kabupaten Jayapura tepatnya di daerah Sentani. Tarian Awaijale Rilejale ini menggambarkan keindahan alam Danau Sentani ketika muncul senja, ketika warga pulang kerja dengan menggunakan perahu.
Saat menampilkan Tari Awaijale Rilejale, penari akan mengenakan pakaian adat Papua yang disebut Pea Malo. Pakaian ini sebenarnya terbuat dari daun sagu, pohon genemo, dan kulit kayu.
Tari Aluyen memiliki arti “lagu yang dinyanyikan”. Tarian ini dilakukan pada saat upacara adat sedang berlangsung. Contoh upacara adat seperti membangun membuka kebun baru, rumah baru, dan sebagainya. Tarian Aluyen ini berasal dari Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat.
Tari Musyoh merupakan tarian tradisional asal Papua yang dianggap sakral oleh suku setempat. Tujuan pengobatan ini adalah untuk menenangkan arwah orang yang meninggal karena kecelakaan.
Mereka berpikir bahwa jika seseorang meninggal dalam suatu kecelakaan, jiwa mereka tidak akan pergi dengan damai. Sebagai solusinya, dilakukan ritual Tari Musyoh untuk menenangkan arwah.
Tari Sajojo sangat populer di Nusantara. Tarian ini menggambarkan pergaulan antar suku di Papua. Tari Sajojo juga dikenal sebagai tarian penyambutan. Para penari akan menari dengan cara melompat dan menghentakkan kaki. Berbagai alat musik tradisional seperti Tifa akan digunakan untuk mengiringi tarian ini.
Tari Aniri berarti “pembebasan seorang anak. Tarian ini menggambarkan seorang anak yang diganggu oleh jin karena ditinggalkan oleh orang tuanya yang pergi ke dusun. Tarian ini sangat kental dengan hal-hal yang berbau magis.
Tari Afaitaneng berarti “panah kami”. Tarian yang berasal dari daerah Ambai, Pulau Yapen, bagian selatan Serui ini menggambarkan peristiwa perang yang erat kaitannya dengan kepahlawanan.
Kesenian ini akan dibawakan sepanjang malam (sakit atau malam hari setelah bersantai). Tarian ini akan menggambarkan kekuatan, kehebatan, dan kemenangan pasukan perang melawan musuh bersenjatakan panah.
Karya Seni Usaha – Kesenian Reog Ponorogo berasal dari provinsi Jawa Timur, Indonesia. Sebagai...
Karya Seni Usaha – Kesenian di Jawa Tengah telah menjadi bagian integral dari identitas budaya...
Karya Seni Usaha – Melestarikan kesenian daerah adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga i...
Karya Seni Usaha – Tanjidor merupakan kesenian khas yang telah menjadi bagian integral dari bu...
Karya Seni Usaha – Cirebon, sebuah kota yang terletak di pesisir utara Jawa Barat, menyimpan k...
Seniusaha.com – Suku Minang merupakan suku yang masih menjunjung tinggi adat dan tradisi. Ada ...
Bisnis kreatif – Memang ada banyak sekali ide usaha yang bisa dijalankan, salah satunya jualan online tanpa modal dan stok barang sehingga...
Seniusaha.com – Banyak yang menganggap daun kering di sekitar sebagai sampah kotor, sehingga harus dibuang atau dibakar. Namun di tangan y...
Ide bisnis kreatif – Usaha catering saat ini sedang berkembang pesat. Usaha ini memiliki peluang yang besar seiring dengan kelebihan usaha...
Usaha yang cocok di pedesaan khususnya bagi para pemula tentu saja memang ada banyak peluang di sana. Memang di pedesaan kebanyakan pekerjaan me...
Seniusaha.com – Mengelola keuangan bisnis dengan cara manual memang sering kali memakan waktu dan menyulitkan. Tidak hanya itu, jika dilak...

No comments yet.